SAUDAGAR YANG RAKUS

11
44

KAMPUS SAMUDRA ILMU HIKMAH

Di BAGHDAD, hiduplah seorang saudagar yang sangat kaya, ta dikaruniai kekayaan berlimpah dan bisnis yang maju. Rumahnya luas dan megah, layaknya istana raja- raja. Kebun-kebun dan tanah-tanah yang dimilikinya sangat luas. Konon, seluruh tanah yang ada di wilayah tempat tinggalnya adalah miliknya.

Kekayaannya terkenal ke mana-mana. Ia memiliki banyak pengawal dan pembantu yang setia. Ke mana pun ia pergi, ia selalu diiringi pengawal yang setia dan kendaraan yang mewah. Meskipun kaya, saudagar ini terkenal rakus dan pelit. Seluruh masyarakat membencinya.

Pada suatu hari, datanglah seorang pengemis ke perumahan megah sang saudagar. Pengemis ini berharap akan mendapat sedikit rezeki dari saudagar yang kaya aya ini. Namun, apa yang terjadi? Belum sempat ia menginjakkan kakinya ke lantai rumah saudagar, ia sudah diusir oleh para pengawal yang berwajah sangar.

“Pergi kau, pengemis tua! Kau tidak pantas memasuki rumah ini,” bentak sang pengawal.
Alangkah sedihnya sang pengemis tua. Dalam hati, ia berdoa kepada Allah agar Allah mengambil kekayaan- Nya clari saudagar yang rakus tersebut.
‘Ya Allah, sungguh, hamba dianiaya oleh orang ini. Aku mohon, cabutlah harta yang Kautitipkan padanya karena ia menyengsarakan orang lain.”

Doa orang yang teraniaya adalah doa yang tidak berhijab. Ia langsung didengar dan dikabulkan oleh Allah Swt. Benar saja, doa pengemis tua tersebut didengar Allah Swt. Beberapa waktu kemudian, bisnis saudagar itu terus mengalami kerugian dan akhirnya bangkrut. Harta yang dimilikinya sedikit demi sedikit habis sehingga ia jatuh miskin. Anak dan istrinya pun pergi meninggalkannya karena selama ini tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang darinya.

Akhirnya, saudagar itu hidup menggelandang dalam kemiskinan. Ia tak ubahnya pengemis tua yang beberapa waktu lalu menghampiri rumahnya. Berjalan ke sana kemari mengharap belas kasihan orang lain. Kadang diberi, tetapi lebih sering diacuhkan orang lain, sangat mengenaskan.

Kita kadang sering lupa bahwa harta yang kita miliki hanyalah titipan. Di antara sekian banyak yang dititipkan, ada hak fakir miskin, anak yatim, dan orang-orang yang meminta-minta.

“Jangan pernah menyakiti perasaan orang yang lemah dan tampak tidak berdaya. Karena, di balik kelemahan itu, mereka memiliki kekuatan doa yang mampu mengguncang arsy Allah Swt. Muliakanlah mereka dan mintalah doa dari mereka. Karena doa yang mengalir dari bibir yang tulus akan membuka kebahagiaan dan pintu rezeki bagi kita.”

11 KOMENTAR

  1. SALAWAT KHODAMUL MALAIKAT

    Salawat ini merupakan salawat berkodam malaikat yang datang dalam wujud manusia sebagaimana dulu Malaikat Jibril as sering menampakkan diri di hadapan Rasulullah dalam wujud manusia yang rupawan.
    Konon salawat ini dulunya hanya di ijasahkan kepada orang-orang yang kurang menonjol dalam masyarakat,seperti orang miskin,orang teraniayah dan orang yang mempunyai masa lalu yang buruk supaya orang tersebut di muliyakan oleh Allah SWT dalam masyarakat setelah karomah salawat tersebut bangkit.

    Pengamal salawat ini pada tahap tertentu biasanya akan sering terlihat di beberapa tempat dan di saksikan banyak orang.

    Inilah rupa salawatnya :

    “Allahummah sholli alaa ruuhi sayyidinaa Muhammadin fil arwahi,wa sholli alaa jasadi sayyidinaa Muhammadin fil ajesaadi.
    Wa Jibriilu ayyamiini,wa Mikaaiilu ayyasari,wa Isrofilu awwarooi,wa Muhammadin fii amaamii.
    Adrikni Yaa Allah,Yaa Rasuulallah.Aamii”. 131x ¤¤¤

    caraya :
    1.lakukan salat-salat sunat seperti yang saya telah cantumkan pada postingan tentang salawat rahasia.
    2.tawassul pun sama pada salawat rahasia.
    3.lalu zikirkan sebanyak hitungan di atas selama 40 hari dan 21x setiap habis salat fardu selama masa 40 tersebut.
    4.setelah masa 40 hari cukup dizikirkan 1x saja sesudah salat fardu dan sebelum tidur.

    Sebagian aplikasinya :
    1.bila ingin pergi ke suatu kampung/daerah setelah turun dari rumah maka ambillah tanah secukupnya tepat di bawah telapak kaki kanan anda,lalu bacakan salawat tersebut 1x,lalu masukkan kesaku atau bungkus lalu simpan di saku,tas dsb.
    Setelah sampai di kampung tujuan taburkanlah tanah tadi tp sebelumnya bacakan lagi salawatnya 1x lalu serulah,”Wahai khodamul malaikat salawat ini jadilah rahmat di tempat ini atas diri saya lillahi Ta’alah”.
    Jangan heran walaupun anda sudah lama meninggalkan kampun itu tp anda masih sering terlihat di kampung itu dsb.
    2.bila menghadapi musuh,binatan buas atau mahlu jejadian maka ambil tanah di bawah telapak kaki kiri anda lalu bacakan salawatnya 1x lalu seru,wahai khodamul malaikat salawat ini lumpuhkanlah atau sesuai niat,atas diri saya lillahi Ta’alah.

    Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan