Beranda ILMU HIKMAH Mukjizat Nabi Muhammad

Mukjizat Nabi Muhammad

0
23

Keluarnya air dari jari-jemari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan salah satu bukti kebenaran risalah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kejadian itu disaksikan oleh banyak orang dan terjadi diluar kemampuan manusia. Di antara hadits yang menerangkan peristiwa itu, ialah seperti diceritakan oleh sahabat Anas bin Malik yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim:
“Saya melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan ketika itu waktu Ahsar telah tiba. Lalu manusia mencari air untuk berwudhu, tetapi tidak memperolehnya. Lalu ada seseorang membawakan air untuk berwudhu. Maka beliau meletakkan tangannya ke dalam bejana tempat air itu, dan menyuru semua orang berwudhu dari situ.” Anas bin Malik Radiyallahu Anhu berkata: “Saya melihat air keluar dari jari-jari beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sehingga semua orang dapat berwudhu dengan air itu.” (HR. Bukhari, 3573, dalam kitab Manaqib, Bab: Alamat Nubuwwah fil-Islam, dan Muslim, 2279)
Pada suatu hari saat peperangan Hudaibaiyyah, orang-orang mengalami kehausan. Mereka tidak mendapatkan air untuk minum dan berwudhu kecuali sedikit yang ada di wadah minum Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berwudhu, lalu manusia berebut untuk mendapatkan air karena sangat sedikitnya air, sehingga beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apakah yang terjadi dengan kalian?” Mereka menjawab, “Kami tidak memiliki air untuk berwudhu dan minum melainkan yang engkau miliki.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meletakkan tangannya di sebuah tempat, lalu air memancar dari jari-jari beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti mata air. Kemudian kamipun minum dan berwudhu.
Kemudian perawi hadits, Salim bin Abi Ja’d bertanya kepada Jaabir bin Abdillah: “Berapakah jumlah kalian?” Jaabir menjawab, “Seandainya jumlah kami seratus ribu, pastikan akan mencukupi. Akan tetapi jumlah kami hanya lima ratus orang).” (HR. Al-Bukhari no. 3576, dan Muslim no. 1856)
Qadhi Iyadh berkata, “Kisah yang diriwayatkan oleh orang-orang yang tsiqah (dipercaya) ini dari kalangan jamaah yang banyak, sanadnya sampai kepada para sahabat. Dan peristiwa itu terjadi di tempat-tempat berkumpulnya sebagian mereka, di tempat keramaian, dan di tempat berkumpulnya pasukan perang. Tidak ada satu pun yang mengingkari perawi tersebut. Sehingga hal ini merupakan sebuah tambahan yang menjelaskan tentang kenabiannya.” (Fathul-Bari, 6/676)
Ibnu Abdil Barr menukil perkataan Imam Al-Muzani, bahwasanya ia berkata: “Keluarnya air dari jari-jemari Rasulullah itu merupakan mukjizat yang lebih agung ketimbang keluarnya air dari batu ketika Nabi Musa memukulkan tongkatnya yang kemudian memancarkan air darinya. Karena keluarnya air dari batu merupakan perihal yang telah dimengerti dan dikenal, berbeda dengan keluarnya air di antara daging dan darah.” (Fathul-Bari, 6/677)
Sebuah syair berbunyi:
“Kalaupun dahulu Musa ‘alaihis salam dapat memancarkan air dengan tongkatnya, maka dari tangan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sungguh air menjadi meluap.”
Sumber: Asy-Syifa bi Ta’rifi Huquqil Musthafa, karya Qadhi Iyadh, dan kitab-kitab lainnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

  1. udah ta borong smuanya…tinggal bawanya aja yg bingung hekh..hekh..hekh…,hmm…mantap postingannya menambah wawasan qta mengenai nabi junjungan qta nabi muhammad saw. siipp…top markotop…,ooalaah…kathoke mlorot maneh…kolore pedhot…hekh…hekh…hekh…hekh….salam rahayu poro sederek wnten ing KSIH…

  2. Shollalahu alaa sayyidinaa Muhammad wa alaa alii sayyidinna Muhammad
    Terlepas mukjizat2 beliau yg lainnya, Akan tetapi mukjizat yg terbesar adalah Al Quran sbg sumber hukum, ilmu pengetahuan, Dan Hikmah…..
    Wassalam….

  3. heekh…heekh…heekh…,@Diarroman…,aku gak genit kok…klo aku genit udah punya istri bnyak donk…lhawong…istri 1 aja kathoke sering mlorot…aplgi kalo istrinya bnyk…jgn2 ntar malah gak kathokan piye toh…heekh…heekh…heekh…,ingsun jejuluk begawan kathok kolor…wong lanang sing senenge nganggo kathok kolor…lan kaos oblong heekh…heekh…heekh….salam karahayon sedulur…

  4. lam kenal semua. kagem poro sepuh, poro petinggi2 kampus SIH, semua mhsiswa. nderek nyimak kalian temingkring neng mburi…….
    salam kenal semua…..

  5. Salam kenal Ki, saya baru saja menyimak posting ini. Allah swt maha kuasa atas segala sesuatu. Maha besar Allah dengan segala firmannya

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: