Home / SASAHIDAN SYAHADAT MKG / Sasahidan (syahadad) MKG?

Sasahidan (syahadad) MKG?

Artikel ini diangkat dari pertanyaan sdulur kita yaitu kang mas jc asyari…….!!!! monggo silahkan dibahas dan dijawab bagi sdulur2 g mngetahui,,,,,,,!!!! nuwun.

Insun aneksani ing datingsun dhewe
Satuhune ora ana pangeran amung ingsun
Lan neksani satuhune Muhammad iku
utusaningsun
Iya sejatine kang aran allah iku badaningsun
Rasul iku rahsaningsun
Muhammad iku cahyaningsun
Iya ingsun kang urip tan kena pati
Ya ingsun kang eling tan kena ing lali
Ya ingsun kang langgeng ora kena owah gingsir
ing kahanan jati
Iya ingsun kang waskitha ora kasamaran ing
sawiji-wiji
Iya ingsun kang amurba amisesa, kang kawasa
wicaksana ora kukurangan ing pangerti, byar :
Sampurna padhang terawangan
Ora karasa apa-apa
Ora ana katon apa-apa
Mung ingsun kang nglimputi ing alam kabeh
Kalawan kodratingsung

Aku bersaksi di hadapan Dzak-Ku sendiri
Sesungguhnya tiada Tuhan selain Aku
Aku bersaksi sesungguhnya Muhammad itu
utusan-Ku
Sesungguhnya yang disebut Allah itu badan-Ku
Rasul itu rasa-Ku
Muhammad itu cahaya-Ku
Akulah yang hidup tidak terkena kematian
Akulah yang senantiasa ingat tanpa tersentuh lupa
Akulah yang kekal tanpa kena perubahan di segala
keadaan
Akulah yang selalu mengawasi dan tiada sesuatu
pun yang luput dari pengawasan-Ku
Akulah yang mahakuasa, yang bijaksana, tiada
kekurangan dalam pengertian
Sempurna terang-benderang
Tidak terasa apa-apa
Tidak kelihatan apa-apa
Hanya Aku yang meliputi seluruh alam dengan
kodrat-Ku

Ask: Apa benar ki yg saya tulis di atas adalah sasahidan(syahadad) MKG ?
– Shalat daim itu apa sih ki ? Tata cara/lelakunya bagaimana ?

Monggo dari ki deadman, ki jenar, atau para sedulus KSIH memberikan pencerahannya
Thx

About kampus samudra ilmu hikmah

11 comments

  1. Wah salah mengartikan dikit bs salah kaprah..mending nyimak ajalah bos

  2. Iya, ikut nyimak aj, klo komen tkut slah,soalx ne mnyangkut ilmu mukasyafah/ilmu batin, monggo ahli ilmu batin dwedar mslah ini.

  3. ikut nyimak aja..

  4. Orang spt itu berada dlm maqom fana,dia lenyap dlm keagungan Alloh shingga dia tdk mlht dirinya ataupun makhluk, yg ada hanya Alloh semata, orng spt itu bs djdikan guru kl dia mgrti betul tntang syariat,hakikat dan ma’rifat.. Tp sbliknya kl dia tdk faham tntng syariat maka ia tdk pntas djdikan guru krn bisa2 dia mengalalkn segalanya krn dirinya mrsa jd Tuhan,maka dia bs brbuat apa saja tdk pandang halal atau haram… Sdikit pnjlasan dr Aku,bila benar dr Alloh bl salah dr pribadi.

  5. salam untuk ki deadman saya ikut ntimak aja ki

  6. Assalamualaikum Wr. Wb..

    Klau dilihat dari kalimatnya seperti amalan syehk siti jenar yang kalimat tersebut tidak perbolehkan diamalkan apabila kita belum mengetahui jiwa dan raga kita sepenuhnya serta seluruh ciptaan sang KHALIK,
    kalimat tersebut pernah saya dapatkan antara sadar atau tidak sewaktu saya berzikir (zikir tunggal) dan setelah saya tanyakan kepda beberapa guru saya dan beberapa KYAI sebagian hanya tersenyum dan sebagian lagi mengatakan hal diatas….

    apakah yang dikatakan saudara dead man ada benarnya……

    nb: pernah suatu hari saya merasakan segala yang ada di dunia ada pada genggaman saya, saya pernah berucap kata kasih dan sayang kepada sang khalik tanpa saya sadari,begitu saya sadar teman menyapa saya dan menanyakan kepada saya kenapa kamu berucap seperti itu dan saya pun kembali bertanya apa sebenrnya yang saya ucapkan, karna saya merasa tidak ada mengucapkan apa2, dan teman saya kemudian memandangi saya terus dan penuh keheranan sampai saya sadarkan….saya tidak tahu apakah dia menganggap saya gila atau apa, dan sekarang ini saya coba untuk pasrah diri kepada ALLAH SWT, dgn tdk menghiraukan apapun yang saya jalani, saya tidak berharap pahala dan saya juga tidak berharap dosa, semua saya lakukan apa adanya…

    itu mungkin sedikit yang dapat saya utarakan,,,,

    Wassalam..

  7. asalamualaikum warakhmatullahi wabarakatuh…… urun sharing… pendapat… pantesan yaa walisongo melarang untuk dipelajari dan dipublikasikan khalayak ramai/masyarakat. Dengan mengacu kalimat seperti … Akulah yang hidup tidak terkena kematian
    Akulah yang senantiasa ingat tanpa tersentuh lupa
    Akulah yang kekal tanpa kena perubahan di segala
    keadaan
    Akulah yang selalu mengawasi dan tiada sesuatu
    pun yang luput dari pengawasan-Ku
    Akulah yang mahakuasa, yang bijaksana, tiada
    kekurangan dalam pengertian
    Sempurna terang-benderang
    karena pada zaman/waktu itu masa transisi kekuasaan raja-raja yang berbudaya dari animisme..hindu..budha..untuk diislamkan, sehingga timbul friksi diantara waliyullah.

  8. Salam TBS,
    Taudz Bismillah Syahadat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: