Home / MEDITASI MEMAKAI PERMEN / Meditasi Memakai Permen

Meditasi Memakai Permen

Seperti yang sudah dibabar  oleh mas Pencerahan Hati Jenar di postingan sebelumnya, bisa dikatakan bahwa memiliki kemampuan untuk mengendalikan visualisasi, menggerakkan berbagai objek dan manusia yang muncul ke berbagai arah, membuat warna-warna menjadi lebih terang atau lebih gelap maka akan lebih mudah membuat ke dalam kondisi bawah sadar atau kondisi melamun relaks atau kondisi meditasi, karena visualisasi memerlukan beberapa hal: relaks, bernapas dengan perlahan, melihat ke dalam kepala dan menciptakan gambaran mental, semua merupakan jalan pendahuluan ke pengalaman supranatural. Semakin hidup visualisasi anda maka semakin baik.

Nah disini saya mau mencoba share tentang meditasi memakai permen (???..kagak salah ne??) . Pada mulanya meditasi dapat meningkatkan fungsi otak, banyak orang bermeditasi untuk menenangkan pikiran, meningkatkan konsentrasi, dll. Dengan cara duduk bersila, dan diam kayak patung dan dengan atur pernafasan.

Tapi ada satu cara unik untuk meditasi, yaitu sambil makan permen.

1. Pertama ambil satu permen, (permen apa aja), genggam di tangan dan biarkan menghangat untuk beberapa saat.

2. Lihat baik2 permennya, perhatikan warna atau bentuknya, balik perlahan, dan pelajari keriput2 di semua permukaannya.

3. Cium dengan hidung dan tutup mata

4. Pejamkan mata, pegang pemen dengan ujung jari dan putar perlahan-lahan

5. Masukan permen tersebut ke dalam mulut, tapi jangan di kunyah. putar2 di lidah, rasakan rasa permennya.

6. Sambil memejamkan mata, Kunyah dengan perlahan, rasakan permen teksturnya yang berbeda dari permen2 lain.

Konsentrasilah. saat perhatian anda terfokus pada permen tersebut, perhatikan detail2 per menitnya, napas anda menjadi perlahan, frekuensi gelombang otak berubah, dan anda mengarahkan perhatian agan untuk suatu kegiatan yang meniadakan semua peristiwa yang tidak berhubungan dengan permen tersebut, anda membuat gelombang otak menjadi alfa bahkan mungkin theta (Baca lagi postingan Mas Pencerahan Hati Jenar)

Jika anda melakukan latihan permen ini, itu juga dikatakan anda bermeditasi. tidak ada yang berbau mistik disini dan tidak ada mantra-mantra atau jampi-jampi.

Lakukan ini 5 menit sehari akan meningkatkan kewaspadaan paranormal, dan jawaban dari segala masalah dan pertanyaan akan muncul seperti sulap (tapi gak pake bim salabim jadi apa prok3)

Cara ini pertama kali saya gunakan saat sedang ujian di sekolah, karena ada beberapa soal yang ga bisa saya jawab, akhirnya saya coba makan permen, tiba2 muncul ide langkah2 menjawab soalnya di pikiran saya ( saya saja jg g percaya, kayak sulap aja ) tapi di balik itu semua saya yakin itu atas ijin Allah.

by, muhammad rifai anwar

About kampus samudra ilmu hikmah

4 comments

  1. Pemimpin Umat yang Dibay’at

    Dari Ibnu Umar ra., Rasulullah ShallallaHu alaiHi wa sallam bersabda,

    “Barangsiapa mencabut tangannya dari ketaatan maka ia akan bertemu Allah pada hari kiamat dalam keadaan ia tidak memiliki hujjah, dan barangsiapa mati sedang di atas lehernya tidak ada bay’at maka ia mati secara jahiliyah” (HR. Muslim, dinukil dari Riyadush Shalihin hadits no. 670)

    Ishaq bin Ibrahim bin Hani bertanya kepada Imam Ahmad bin Hambal tentang hadits di atas, lalu Imam Ahmad menjawab,

    “Yang dimaksud Imam [yang di bay’at] adalah yang berkumpul kaum muslimin seluruhnya untuk membay’atnya” (As Sirrajul Wahhaaj fii Bayanil Minhaj no. 181 oleh Abul Hasan Musthafa bin Isma’il As Sulaimani Al Misri, cet Pertama, Maktabah Al Furqan, tahun 1420 H)

    Al Katsiri dalam kitabnya, Fa-idhul Baary mengatakan, “Ketahuilah bahwa hadits tersebut menunjukan bahwa yang dianggap bay’at yang sah adalah yang dibay’at oleh seluruh kaum muslimin” (dikutip dari Nashiihah Dzahabiyyah hal. 10 oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, ta’liq dan takhrij oleh Syaikh Mansyur Hasan Salman, cetakan pertama, Dar Ar Raayah, tahun 1410 H)

    Lalu apakah saat ini ada Imam yang dibay’at oleh seluruh kaum muslimin ?! Jawabannya adalah tidak ada ! Lalu bagaimana sikap kita jika terjadi kekosongan Imamah seperti yang terjadi pada saat ini ? Hadits berikut menjelaskannya, Rasulullah ShallallaHu alaiHi wa sallam bersabda,

    “…Hendaknya engkau berpegang teguh kepada jama’ah dan imam kaum muslimin” Kemudian Hudzaifah ra. bertanya, “Bagaimana kalau mereka sudah tidak mempunyai jama’ah dan imam lagi ?” Beliau SAW menjawab, “Jauhilah semua kelompok (firqah/golongan) itu, meskipun harus menggigit akar pohon, hingga engkau mati dalam keadaan semacam itu” (HR. Al Bukhary no. 7094 dan Muslim no. 1847)

    Semoga Bermanfaat

    Maraji’

    1. Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Pustaka At Taqwa, Bogor, Cetakan Kedua, April 2005 M.
    2. Tarjamah Riyadush Shalihin Jilid 1, Imam Nawawi, dengan takhrij hadits oleh Syaikh Al Albani, Duta Ilmu, Surabaya, Cetakan Kedua, Oktober 2004 M.

    Kalau boleh saya kasih saran Pak, karena yang dibay’at bukan pemimpin seluruh kaum muslimin sebaiknya Bapak tinggalkan firqah/kelompok/pengajian tersebut sebagaimana yang dijelaskan oleh Rasulullah ShallallaHu alaiHi wa sallam

    Terima Kasih
    Akhukum Fillah
    Budi Ari

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: